Bolehkah berbakti kepada orang tua secara berlebihan

Posted on 1 Februari 2011 oleh


Pertanyaan : Assalamu’alaikum.. Ustadz,apakah membasuh kaki orang tua dan meminum airnya termasuk berbakti kepada orang tua. Jazakumulloh.
Jawaban : Berbakti kepada orang tua merupakan amal shalih paling berpahala besar apalagi kepada ibu. Hal ini dikarenakan ada seorang sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak aku perlakukan dengan baik?” Nabi shallallahu ‘alaihi wasalam menjawab, “Ibumu.” “Kemudian siapa?” tanyanya lagi. Nabi shallallahu ‘alaihi wasalam menjawab: ”Ibumu.” “Kemudian siapa?” tanyanya lagi. Nabi shallallahu ‘alaihi wasalam menjawab, “Ibumu.” “Kemudian siapa?” tanyanya lagi. Baru beliau shallallahu ‘alaihi wasalam menjawab: “Bapakmu.” (1) Bahkan kebaikan anak yang disuguhkan kepada kedua orang tua sebesar apapun tidak akan mampu mengungguli kebaikan dan jasa orang tua kepada anak. Maka, pernah ada orang yang mengendong ibunya pada saat haji, maka beliau bertanya “apakah saya sudah menutupi baktiku kepada ibuku? Maka dijawab: “Belum”. Namun bukan berarti mengungkapkan bakti kepada kedua orang dengan cara yang bertentangan dengan dalil dan kaidah agama yaitu dengan membasuh kakinya lalu meminum airnya. Sungguh yang demikian itu termasuk berlebihan dan membahayakan karena airnya kotor dan bisa menimbulkan penyakit. Maka, sebaiknya anda mengungkapkan rasa bakti kepada kedua orang tua dengan petunjuk syariat seperti; merawatnya ketika sakit, membantunya ketika miskin, senantiasa mendoakan kebaikan, beramal shalih untuknya dengan waqaf dan yang lainnya dan dengan menyambung silaturahmi teman-teman orang tua kita selagi tidak ada unsur mendukung kemungkaran, kemaksiatan, kebid’ahan dan kesyirikan.

Footnote: (1) Shahih diriwayatkan Imam Bukhari dalam Shahih-nya (5971) , Imam Muslim dalam Shahih-nya (6447) , dan Imam Ibnu Majah dalam Sunan-nya (2706).
(Ustadz Zainal Abidin Lc)

Ditandai: ,
Posted in: Artikel