MERUSAK RUMAH TANGGA ORANG TERMASUK DOSA TERBESAR

Posted on 23 September 2014 oleh


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ’anhu berkata,

“Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam: Dosa apakah yang terbesar? Beliau bersabda:

1) Engkau menyekutukan Allah, padahal Dia yang menciptakanmu.

Aku berkata: Lalu apa lagi? Beliau bersabda:

2) Engkau membunuh anakmu karena takut ia makan bersamamu.

Aku berkata: Lalu apa lagi? Beliau bersabda:

3) Engkau menzinahi istri tetanggamu.

[HR. Al-Bukhari & Muslim]

Keterangan:

Tidak diragukan lagi bahwa perbuatan menzinahi istri tetangga/teman sendiri adalah perusak keutuhan rumah tangga orang, dan tentunya perzinahan tidak terjadi secara spontan tapi didahului oleh hubungan-hubungan yang di masa ini semakin mudah karena kemajuan teknologi.

Jika orangnya tidak memiliki iman & rasa takut kepada Allah, maka dengan mudah ia gunakan untuk merusak dirinya & orang lain, berapa banyak rumah tangga orang rusak sampai pada tingkat perceraian disebabkan hal ini.

Padahal memisahkan suami istri dengan cara yang tidak dibenarkan syari’at adalah perbuatan iblis laknatullahi ‘alaihi. Sengaja perkara ini kami ingatkan karena banyak di kalangan kaum muslimin, bahkan yang mengaku Ahlus Sunnah, masih melakukan perkara yang tidak dibenarkan syari’at ini, yaitu nyamper-nyamperin istri orang di BBM, WA, Wecat, Twitter, dll, tanpa suatu kepentingan & alasan darurat.

Bahkan yang lebih parah lagi sampai pada tingkat menelpon & menghubungi istri orang untuk diajak ngobrol tidak penting. Allaahul Musta’aan.

Maka jelas perkara ini akan membawa kehancuran rumah tangga jika sang suami masih memiliki kecemburuan.

Himbauan kami kepada seluruh kaum muslimat hendaknya berhati-hati dengan laki-laki yang sok akrab & suka mengomentari status yang dibuat oleh seorang wanita di BBM atau lainnya, agar tidak terbuka pintu fitnah yang mengantarkan kepada perzinahan. Bertakwalah kepada Allah yang sangat keras azabNya.

Ust. Hannan Bahanan